Kamis, 16 Februari 2012

FUNGSI SOFTWARE PENGOLAH KATA

Apakah Yang Di Maksud Dengan Software

         Software merupakan kode program yang disusun sedemikian rupa secara sistematis untuk mencapai suatu tujuan. Pada setiap sistem komputer harus terdapat software karena tanpa software interaksi antara brainware dengan hardware tidak memungkinkan. Dari segi fungsinya software dapat dikelompokkan kedalam:
1. Sistem operasi (operating system)
       Sistem operasi merupakan software yang digunakan untuk mengelola sumber daya – sumber daya (resources) komputer. Dari segi pengaksesannya software sistem operasi dapat dibagi atas dua bagian yaitu:
    - sistem operasi server
    - sistem operasi client
2. Bahasa pemrograman (programming language)
      Software yang digunakan untuk merancang software-software pada suatu sistem komputer. Dari segi kemiripannya dengan bahasa manusia, software bahasa pemrograman dapat dikelompokkkan kedalam:
    - bahasa pemrograman tingkat rendah, cth : bahasa mesin
    - bahasa pemrograman tingkat menengah, cth : bahasa assembly
    - bahasa pemrograman tingkat tinggi, cth : bahasa pascal, c, prolog, fortran, cobol
    - bahasa pemrograman tingkat sangat tinggi, cth : visual basic, delphi, foxpro, visual c++
Dari struktur datanya, bahasa pemrograman juga dapat dikelompokkan kedalam:
   - bahasa pemrograman terstruktur, cth : pascal, c, cobol
   - bahasa pemrograman berbasis obyek, cth : visual basic, visual C#, visual c++, visual web developer
   - bahasa pemrograman tidak terstruktur, cth : Structured Query Language
3. Aplikasi (application)
      Software yang dibentuk untuk menjalankan fungsi tertentu seperti pengolahan kata, angka, presentasi, animasi, multimedia dan sebagainya. Berdasarkan fungsinya aplikasi dapat dikelompokkan kedalam:
   - aplikasi pengolah kata (word processing application), cth : Microsfot Word
   - aplikasi pengolah data (database processing application), cth : Microsfot Access
   - aplikasi pengolah angka (numerical processing application), cth : Microsfot Excel
   - aplikasi pengolah gambar (image processing application), cth : Photoshop
   - aplikasi pengolah animasi (animation processing application), cth : Flash
   - aplikasi pengolah suara (audio processing application), cth : Jet Audio
   - aplikasi pengolah multimedia (multimedia processing application), cth : 3D Max
   - aplikasi pengolah presentasi (presentation processing application), cth : Microsfot Power Point
   - aplikasi pengolah statistik (statistic processing application), cth : SPSS
   - aplikasi pengolah matematika (mathematic processing application), cth : Matlab
   - dsb
4. Utiliti (Utility)
      Software yang digunakan untuk mendayagunakan fungsi-fungsi komputer dan fungsinya sangat spesifik seperti register, defragmenter, norton utiliti dan sebagainya.





 Dasar – Dasar Sistem Operasi


       Sistem Operasi (SO, atau dalam bahasa Inggris: Operating System atau OS) adalah suatu software sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen hardware serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.
      Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall.
Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.
      Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
  1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
  2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
  3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
  4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
  5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.
      Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar